Destry Damayanti, nama yang kini harum di jagat perbankan Indonesia, resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam rapat dengan Komisi XI DPR pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pejabat gubernur sementara, menggantikan posisi yang ditinggalkan Perry. Penunjukan ini bukan hanya tonggak sejarah bagi Destry, tetapi juga bagi perempuan Indonesia yang selama ini berkarya di sektor keuangan.
Lahir di Jakarta pada tahun 1963, Destry mengawali pendidikan tingginya di Universitas Indonesia dengan meraih gelar Sarjana Ekonomi. Kemudian, ia melanjutkan studi ke Cornell University di New York, Amerika Serikat, dan berhasil meraih gelar Master of Science. Kombinasi pendidikan dalam dan luar negeri ini menjadi fondasi kuat bagi kariernya yang cemerlang.
Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Karier Destry dimulai dari dunia riset. Ia pernah menjadi asisten peneliti di Harvard Institute for International Development, peneliti di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, serta bekerja di Badan Analisa Keuangan dan Moneter Kementerian Keuangan. Dari sini, ia melangkah ke pasar keuangan yang lebih dinamis.
Pengalamannya di sektor keuangan sangatlah luas. Destry pernah menjabat sebagai ekonom di Citibank Indonesia, penasihat ekonomi senior untuk Duta Besar Inggris di Indonesia, kepala ekonom di Mandiri Sekuritas, dan kepala ekonom di Bank Mandiri. Ia juga memimpin Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN dan menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan pada periode 2015-2019.
Pada tahun 2015, kepercayaan besar datang dari Presiden Joko Widodo yang menunjuknya sebagai Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Kiprahnya yang konsisten akhirnya mengantarkannya menjadi Deputi Gubernur Senior BI pada 2019, dan kembali dipercaya untuk periode kedua pada 2024.
Menginspirasi Perempuan di Seluruh Dunia
Pencapaian Destry tidak hanya membanggakan secara nasional, tetapi juga menempatkannya dalam daftar elite perempuan pemimpin bank sentral dunia. Berdasarkan data hingga 26 Agustus 2026, kini ada 27 perempuan yang memimpin bank sentral, lembaga supranasional, dan otoritas moneter di berbagai negara. Destry menjadi salah satu dari mereka, membuktikan bahwa perempuan mampu memegang kendali penuh di sektor yang selama ini didominasi pria.
Kisah Destry adalah bukti nyata bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan integritas, perempuan bisa mencapai puncak karier di bidang apa pun, termasuk yang paling bergengsi sekalipun. Semoga ini menjadi inspirasi bagi ibu-ibu dan anak-anak perempuan Indonesia untuk terus bermimpi dan berkarya tanpa batas.