Bagi Priyanka Chopra, urusan dapur dan sapu-menyapu tak bisa lagi dianggap sebagai 'kewajiban kodrati' perempuan. Dalam sebuah sesi di Cannes Lions, ia dengan tegas menyatakan bahwa pekerjaan rumah tangga adalah keterampilan dasar orang dewasa, bukan beban yang harus dipikul oleh satu gender saja. 'Jangan jadikan gender sebagai alasan untuk bermalas-malasan,' ujarnya lugas.

Pernyataan ini sontak memicu perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang setuju, sebagian mungkin masih gamang, tapi satu hal pasti: Priyanka berhasil membuka mata banyak orang tentang ketimpangan peran domestik yang selama ini dianggap wajar.

Bukan Soal Gender, Tapi Kedewasaan

Bagi ibu satu anak ini, kemampuan mengelola rumah tangga adalah bagian dari kemandirian. 'Membersihkan rumah dan memasak bukanlah pekerjaan perempuan. Itu adalah keterampilan dasar sebagai orang dewasa,' tegasnya. Artinya, baik pria maupun wanita harus bisa melakukan tugas-tugas ini tanpa perlu memandangnya sebagai beban yang dibagi berdasarkan jenis kelamin.

Pandangan Priyanka ini sejalan dengan gerakan kesetaraan gender yang mendorong pembagian peran secara adil di dalam rumah. Ia mengajak semua orang untuk melihat pekerjaan domestik sebagai tanggung jawab bersama, bukan monopoli salah satu pihak.

Era Digital, Peluang Tanpa Batas

Tak hanya soal rumah tangga, Priyanka juga menyoroti perubahan besar di industri hiburan. Menurutnya, teknologi telah meruntuhkan tembok yang dulu menghalangi banyak orang bermimpi menjadi sineas. 'Dulu masuk ke industri film sangat sulit, harus menentukan dari awal mau bekerja di bagian apa,' kenangnya.

Sekarang, siapapun dengan ide kreatif bisa langsung mewujudkannya. 'Rekam saja, unggah ke YouTube, dan bisa jadi itu menjadi cikal bakal film besar. Ini masa yang luar biasa untuk menjadi entertainer,' serunya penuh semangat. Ia mencontohkan film horor 'Obsession' yang sukses berawal dari konten digital.

Pesan Priyanka jelas: jangan biarkan stereotip gender membatasi potensi kita. Baik di dapur maupun di layar lebar, setiap orang punya hak yang sama untuk berkarya dan mandiri. Sudah siap mengambil peran yang setara?