Presiden Prabowo baru saja melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat selama setahun. Pengangkatan ini langsung menarik perhatian publik, tak terkecuali sosok di belakangnya.
Suahasil dikenal sebagai ekonom senior dengan segudang pengalaman. Namun, siapa sangka, di balik kesuksesannya, ada seorang perempuan yang setia mendampingi: Christina Pusporini Messakh, yang akrab disapa Nina. Pernikahan mereka dikaruniai tiga anak. Yuk, kenalan lebih dekat dengan sosok Nina.
Sosok Christina Pusporini Messakh
Nina bukan tipe wanita yang suka tampil di depan publik. Ia lebih memilih mendukung suami dari belakang layar. Meski begitu, perannya tidak bisa dianggap remeh. Nina diketahui menjabat sebagai Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IIPOJK). Ini menunjukkan bahwa ia juga aktif dalam kegiatan sosial dan komunitas.
Keseharian Nina diisi dengan mengurus suami dan ketiga anaknya. Sebagai anggota masyarakat, ia juga aktif berkegiatan bersama keluarga, teman, dan komunitas. Baginya, keluarga adalah prioritas utama, namun ia tetap ingin memberi kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Ada satu hal yang membuat Nina selalu bersemangat menjalani hari: kesehatan tubuh dan keluarga yang diberikan Tuhan. Ia menganggap itu sebagai anugerah emas yang patut disyukuri. Moto hidupnya pun sederhana namun bermakna: 'Hidup adalah kesempatan. Bekerja keras dan berbuat baiklah'. Prinsip ini yang membuatnya selalu antusias dan berbuat baik pada sesama.
Perjalanan Karier Suahasil Nazara
Suahasil Nazara bukan sosok baru di dunia kebijakan fiskal. Sebelum dilantik sebagai Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju.
Pria kelahiran 23 November 1970 ini memulai kariernya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) pada 1999. Berkat dedikasinya, ia meraih gelar Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009. Di lingkungan akademik, ia pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005) dan Kepala Lembaga Demografi (2005-2008).
Kiprahnya di dunia kebijakan publik dimulai saat ia menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009-2011). Ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015), Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015), dan Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).
Pada 31 Oktober 2016, Suahasil ditunjuk sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan. Tiga tahun kemudian, tepatnya 25 Oktober 2019, ia dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan mendampingi Menteri Keuangan saat itu. Kini, ia dipercaya memimpin Kementerian Keuangan sebagai menteri.
Dukungan Nina di rumah menjadi salah satu kunci keberhasilan Suahasil. Pasangan ini membuktikan bahwa keluarga harmonis adalah fondasi penting bagi kesuksesan karier. Semoga menginspirasi, Bunda!