Nunung, komedian senior yang dikenal lewat lawakannya, ternyata juga punya bisnis kuliner di Solo. Baru-baru ini ia berbagi cerita tentang kondisi warungnya yang sedang lesu pembeli. Namun, di tengah situasi itu, ia mengambil keputusan bijak: mengurangi porsi masakan harian dan membagikan sisa makanan kepada orang-orang di sekitar warung, seperti tukang becak dan tukang parkir.

Kenapa Nunung Kurangi Porsi?

Menurut Nunung, ia tidak ingin makanan yang tidak terjual terbuang percuma. "Sekarang porsinya dikurangi karena kita sering buang-buang makanan. Aku nggak mau makanan masih utuh disimpan untuk dijual besok," ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan.

Ia menegaskan bahwa menyimpan makanan untuk dijual kembali keesokan hari bukanlah praktik yang ia inginkan. Oleh karena itu, ia memilih untuk membagikan makanan yang masih layak kepada mereka yang membutuhkan.

Berbagi ke Warga Sekitar

Jika masakan masih tersisa banyak, Nunung dan tim warungnya akan mengemasnya dalam kotak-kotak untuk dibagikan. Ia menyadari bahwa orang-orang di dalam warung mungkin sudah bosan menerima makanan yang sama, sehingga pembagian diarahkan ke luar.

"Kita tawarkan ke supir becak, tukang parkir, siapa saja. Kita nggak langsung ngasih, tapi tanya dulu, 'Mau nggak, Pak? Makan ini'," cerita Nunung.

Menu Sama dengan yang Dijual

Nunung memastikan bahwa makanan yang dibagikan bukanlah sisa sembarangan. Hidangan yang diberikan sama dengan yang dijual di warung, termasuk menu andalan seperti tongseng ayam. Bahan-bahannya pun dipasok harian dan dicatat dengan rapi, mulai dari cabai hingga bumbu lainnya.

"Makanannya selalu fresh dan baru. Setiap hari saya belanja, dan semua dicatat. Jadi memang baru terus," jelasnya.

Nunung Turun Langsung Cek Rasa

Meski sibuk, Nunung masih menyempatkan diri untuk mencicipi masakan di warungnya. Ia ingin memastikan tidak ada perubahan rasa pada menu-menu favorit pelanggan.

"Saya nyicipin semua, nggak ada yang berubah. Menu best seller juga tetap sama," pungkasnya.

Kisah Nunung ini mengajarkan kita tentang pentingnya berbagi dan tidak menyia-nyiakan makanan. Semoga menginspirasi!

Reporter: Anisa Wahyuni