Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang hampir selalu ada di setiap masakan Indonesia. Setelah digunakan, bagian pangkalnya sering terbuang begitu saja. Padahal, jika masih memiliki pangkal yang utuh, sisa bawang merah dapat ditanam kembali dan menghasilkan tunas baru. Kegiatan ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan bersama keluarga di rumah.
Pilih Bawang Merah yang Masih Segar
Langkah pertama adalah memilih sisa bawang merah yang masih memiliki pangkal atau bagian bawah tempat akar tumbuh. Pastikan bawang belum dimasak dan tidak rusak. Jika ada kulit luar yang mengelupas, cukup bersihkan tanpa menghilangkan pangkalnya. Jangan memotong bagian bawah terlalu dalam agar akar tetap bisa tumbuh.
Bersihkan Sebelum Ditanam
Setelah memilih bawang, bersihkan permukaannya dari kotoran atau sisa tanah. Cukup gunakan tangan atau air mengalir. Hindari merendam bawang terlalu lama karena dapat memicu pembusukan. Jika ada bagian yang lembek atau berbau, sebaiknya buang dan pilih yang masih segar.
Gunakan Wadah dengan Drainase Baik
Anda tidak perlu membeli pot khusus. Wadah bekas seperti gelas plastik, kaleng, atau kotak makanan bisa digunakan asalkan memiliki lubang di bagian bawah. Lubang ini penting untuk mengalirkan kelebihan air agar tidak menggenang dan membuat bawang membusuk. Isi wadah dengan tanah gembur, sisakan sedikit ruang di bagian atas.
Tanam dengan Posisi yang Benar
Letakkan bawang dengan pangkal menghadap ke bawah. Benamkan bagian bawah ke dalam tanah, tetapi biarkan bagian atas tetap terlihat. Beri jarak antar bawang jika menanam lebih dari satu. Setelah ditanam, tekan tanah perlahan agar bawang tidak mudah bergeser.
Siram Secukupnya
Siram tanah secukupnya, jangan sampai tergenang. Lakukan penyiraman hanya ketika permukaan tanah mulai kering. Perhatikan lubang drainase, pastikan air bisa keluar dengan lancar. Terlalu banyak air dapat membuat bawang membusuk sebelum ber tunas.
Letakkan di Tempat Terang
Tempatkan wadah di area yang mendapat cahaya matahari, seperti teras atau halaman. Bawang merah membutuhkan sinar matahari untuk merangsang pertumbuhan tunas dan daun. Jika perlu, pindahkan wadah ke lokasi yang lebih terang.
Rawat dengan Sabar
Dalam beberapa hari, tunas hijau akan mulai muncul. Jaga kelembapan tanah dan jauhkan dari hama. Setelah tunas tumbuh besar, Anda bisa memanen daun bawang atau menunggu hingga umbi berkembang. Selamat mencoba!