Kehamilan seharusnya menjadi masa penuh kebahagiaan, tetapi temuan kista saat USG bisa membuat Bunda cemas. Tenang dulu, karena sebagian besar kista selama kehamilan bersifat jinak dan tidak berbahaya. Yuk, kenali lebih dalam tentang kista di masa kehamilan agar Bunda lebih tenang.

Kista adalah kantung berisi cairan, darah, atau material lain yang bisa muncul di berbagai organ. Saat hamil, kista yang paling sering ditemukan adalah kista ovarium, yaitu kista yang tumbuh di atau sekitar indung telur. Menurut penelitian, sekitar 1–6 persen kehamilan disertai massa adneksa, dan sebagian besar ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan USG rutin.

Apa Itu Kista Saat Hamil?

Ovarium adalah organ reproduksi yang terletak di sisi kanan dan kiri rahim. Pada awal kehamilan, ovarium masih berperan penting dalam memproduksi hormon, terutama progesteron. Salah satu kista yang umum muncul adalah kista korpus luteum, yang terbentuk setelah ovulasi dan membantu mempertahankan lapisan rahim di awal kehamilan. Kista ini menyumbang sekitar 13–17 persen dari massa kistik adneksa pada kehamilan dan biasanya mengecil setelah plasenta mengambil alih produksi hormon.

Di Mana Letak Kista Saat Hamil?

Lokasi kista paling sering adalah ovarium, baik kanan maupun kiri. Namun, kista juga bisa ditemukan di area adneksa, yaitu wilayah di sekitar rahim yang mencakup ovarium, saluran telur, serta jaringan dan pembuluh darah di sekitarnya. Karena letak ovarium berada di dalam panggul, Bunda tidak bisa memastikan lokasi kista hanya dari rasa nyeri. Misalnya, nyeri di perut kanan belum tentu berasal dari ovarium kanan. Untuk mengetahui lokasi dan karakteristik kista, dokter biasanya menggunakan USG. Pemeriksaan ini aman untuk kehamilan dan dapat melihat ukuran, bentuk, serta sifat massa.

Penyebab Kista Saat Hamil

Kista saat hamil dapat muncul karena perubahan hormonal. Kista fungsional, seperti kista folikel dan kista korpus luteum, berkaitan dengan proses normal ovarium dan umumnya bersifat sementara. Jenis lain yang mungkin ditemukan antara lain kista hemoragik, endometrioma, kista dermoid, dan kistadenoma. Sebagian besar massa adneksa selama kehamilan bersifat jinak. Bahkan, lebih dari 64 persen kista sederhana berukuran kurang dari 6 cm dapat menghilang sendiri dalam waktu kurang dari 16 minggu. Jadi, tidak semua kista memerlukan operasi.

Ciri-Ciri Kista Saat Hamil

Kista saat hamil sering tidak menimbulkan gejala. Bunda mungkin baru mengetahuinya saat USG rutin. Namun, kista yang besar atau mengalami komplikasi dapat menimbulkan keluhan seperti:

  • Nyeri di perut bagian bawah atau panggul.
  • Nyeri yang lebih terasa pada satu sisi.
  • Perut terasa penuh atau tertekan.
  • Perut kembung.
  • Nyeri perut mendadak dan berat.
  • Mual dan muntah, terutama jika disertai nyeri hebat.

Nyeri mendadak yang berat perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda torsi ovarium, yaitu kondisi ketika ovarium berputar sehingga aliran darah terganggu. Kista juga bisa pecah atau berdarah. Massa besar dapat menekan struktur sekitar dan dalam kondisi tertentu mengganggu persalinan. Namun, tidak semua nyeri perut saat hamil disebabkan oleh kista. Pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Apakah Kista Saat Hamil Berbahaya?

Bahaya atau tidaknya tergantung pada jenis, ukuran, karakteristik, lokasi, dan gejala. Kista sederhana yang kecil dan tanpa gejala biasanya cukup dipantau tanpa operasi. Sebagian besar massa non-neoplastik, terutama yang berukuran kurang dari 5 cm, dapat menghilang sendiri. Meski begitu, dokter akan lebih waspada jika kista:

  • Terus membesar.
  • Bertahan setelah periode pemantauan.
  • Memiliki bentuk mencurigakan pada USG.
  • Menimbulkan nyeri.
  • Mengalami torsi.
  • Pecah atau berdarah.
  • Dicurigai ganas.

Kabar baiknya, keganasan pada massa adneksa saat hamil sangat jarang terjadi. Sebagian besar kista dapat ditangani dengan pemantauan rutin dan tindakan medis yang tepat jika diperlukan. Konsultasikan selalu dengan dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan terbaik sesuai kondisi Bunda.

Reporter: Sri Rahayu