Rasa kehilangan memang tak pernah benar-benar hilang. Bagi Aaliyah Massaid, kepergian sang ayah, Adjie Massaid, pada 2011 masih membekas hingga kini. Kejadian itu terjadi begitu cepat, saat beliau mengeluh sakit dada setelah bermain sepak bola. Momen itu pun menjadi salah satu kenangan paling menyakitkan yang tak akan pernah terlupakan.
Seperti yang diceritakan Aaliyah, ia selalu setia menemani ayahnya saat bermain bola. Namun, hari nahas itu menjadi hari terakhir mereka bersama di lapangan. "Aku ingat banget, waktu itu aku yang nemenin papa main bola, bertiga sama Om Muji. Aku memang anaknya selalu ikut kalau papa main bola, dan hari itu kejadiannya pas aku di sana," ujarnya dalam sebuah podcast.
Kepergian sang ayah secara mendadak membuat Aaliyah trauma. Ketakutan ini terbawa hingga ke kehidupan pernikahannya dengan Thariq Halilintar. Setiap kali suaminya ingin bermain sepak bola di malam hari, rasa cemas itu langsung muncul. "Aku tuh agak trauma kalau suamiku olahraga bola malam-malam," ungkap Aaliyah jujur.
Aturan Sehat demi Ketenangan Hati
Untuk mengatasi kekhawatirannya, Aaliyah pun memberlakukan aturan khusus di keluarganya. Ia tidak mengizinkan Thariq berolahraga setelah pukul 8 malam. Menurutnya, jika ingin main bola, sebaiknya dimulai dari jam 6 sore dan harus sudah selesai sebelum jam 8 malam.
Aaliyah tidak main-main dengan aturan ini. Ia bahkan sampai menghubungi teman atau supir Thariq untuk memastikan suaminya benar-benar mematuhi batas waktu tersebut. "Kalau dia olahraga malam terus nggak bisa dihubungin, pasti aku tanya supirnya. Deg-degan aja, sampai sekarang ternyata masih kebawa tanpa aku sadari," jelasnya.
Untungnya, Thariq pengertian dengan kondisi istrinya. Aaliyah bersyukur karena suaminya sering bermain bola bersama teman-teman yang dikenalnya, sehingga ia bisa lebih tenang.
Bukan Hanya Soal Trauma, tapi Juga Kesehatan
Perasaan khawatir Aaliyah ternyata bukan hanya berasal dari pengalaman masa lalu, tetapi juga tentang kondisi kesehatan. Ia sadar bahwa berolahraga saat tubuh tidak fit, terutama di malam hari, bisa memicu masalah kesehatan yang serius. "Jadi lebih ke parno kesehatan. Kalau dia belum tidur cukup, pasti aku bilang 'enggak usah lah'," tuturnya.
Olahraga untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Aturan ini pun berlaku untuk Aaliyah sendiri. Ia juga membatasi waktu olahraganya di malam hari. Belakangan, Aaliyah rutin pergi ke gym untuk menjaga kebugaran tubuh. "Nge-gym itu sebenarnya tujuannya bukan cuma untuk diri sendiri, tapi aku pengin sehat. Insyaallah umur panjang buat anak aku," katanya.
Sejak melahirkan putra pertamanya, Ahmad Arash Omara Thariq, Aaliyah memang semakin serius berolahraga. Satu bulan setelah melahirkan, ia sudah mulai latihan angkat beban sambil duduk di atas gym ball. Selain itu, ia juga rutin bermain padel. Aktivitas ini tidak hanya membuat tubuhnya bugar, tetapi juga membantunya mendapatkan kembali bentuk tubuh ideal setelah melahirkan.
Kisah Aaliyah mengajarkan kita bahwa rasa cinta bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk perhatian pada kesehatan pasangan. Dengan aturan yang dibuatnya, ia berusaha melindungi orang yang dicintainya dari risiko yang mungkin terjadi. Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran berharga dari ceritanya.