Mahalini Buka Suara soal Kontroversi Lagu 'Percuma'

Penulis: Sri Rahayu
Selasa, 01 September 2026 | 23:05:00 WIB

Mahalini Raharja akhirnya angkat bicara setelah keputusannya merilis ulang lagu 'Percuma' menjadi sorotan. Lagu yang ia ciptakan ini sebelumnya sudah lebih dulu populer lewat suara Anggis Devaki dan Betrand Peto pada 2025. Versi terbaru dari Mahalini sendiri baru dirilis pada 28 Agustus 2026, dan sejak saat itu komentar netizen pun berdatangan, mulai dari dukungan hingga pertanyaan bernada heran.

Awal Mula Polemik

Polemik bermula ketika banyak yang menganggap jarak perilisan versi Mahalini terlalu dekat dengan versi sebelumnya. Beberapa warganet bahkan berspekulasi bahwa Mahalini seolah tidak ingin kalah populer dengan Anggis Devaki. Tak hanya itu, muncul juga pertanyaan soal izin, karena Anggis sempat mengungkapkan di media sosial bahwa ia tidak tahu rencana perilisan versi Mahalini.

Menanggapi hal ini, Mahalini memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di akun TikTok-nya. Ia menegaskan bahwa langkahnya sudah melalui proses legalitas yang matang dan sesuai dengan kontrak yang berlaku. Ia pun menyebut bahwa sebagai pencipta lagu, dirinya memiliki hak untuk membawakan kembali karya yang ia tulis.

Penjelasan Mahalini Soal Kontrak

Lebih lanjut, Mahalini mengungkapkan detail kerja sama terkait lagu 'Percuma'. Menurutnya, kontrak dengan penyanyi sebelumnya hanya berlangsung selama satu tahun dan bukan menggunakan skema beli putus. Artinya, setelah masa kontrak selesai, hak atas lagu kembali sepenuhnya kepada pencipta, termasuk Mahalini.

"Lagu ini memang kontraknya hanya setahun dan sebelum rilis sudah dibicarakan tentang legalitas dan sudah dikasih tau ke penyanyi sebelumnya juga kok," tulis Mahalini dalam tanggapannya. Ia juga menambahkan bahwa semua proses sudah dipastikan tidak melanggar hukum dan tidak ada pemberitahuan yang terlewat.

Apresiasi untuk Semua Versi

Meski terjadi perbedaan pendapat, Mahalini tetap menghargai interpretasi Anggis Devaki dan Betrand Peto yang telah membuat lagu 'Percuma' semakin dikenal. Ia justru bersyukur karena lagu ciptaannya bisa diterima dengan baik oleh publik dalam berbagai versi. Baginya, ini adalah kebanggaan tersendiri sebagai seorang musisi.

Di tengah kontroversi, banyak juga netizen yang memberikan dukungan kepada Mahalini. Mereka menilai bahwa pencipta lagu memang berhak untuk menyanyikan ulang karyanya sendiri. Apalagi, jika sudah ada kesepakatan kontrak yang jelas, tidak ada yang perlu dipermasalahkan.

Pelajaran Berharga

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di industri musik, legalitas dan komunikasi adalah hal yang penting. Meski terkesan sederhana, keputusan seorang artis bisa memicu perdebatan yang luas. Namun, dengan penjelasan yang transparan, semoga polemik ini bisa mereda dan semua pihak bisa saling menghargai karya masing-masing.

Bagi kamu yang penasaran dengan versi Mahalini dari lagu 'Percuma', tidak ada salahnya untuk mendengarkannya dan membandingkan dengan versi sebelumnya. Siapa tahu kamu punya pendapat sendiri tentang siapa yang paling pas membawakan lagu ini. Yang jelas, musik selalu punya ruang untuk berbagai interpretasi, bukan?

Reporter: Sri Rahayu