Setelah berhasil melewati kehamilan pertama, sebagian pasangan mengira kehamilan kedua akan berjalan mulus. Namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru mengalami kesulitan untuk kembali hamil. Kondisi ini dikenal dalam dunia medis sebagai infertilitas sekunder, yaitu kesulitan hamil setelah sebelumnya pernah hamil. Berbagai faktor bisa berubah seiring waktu, sehingga peluang untuk hamil kembali pun ikut berubah.
Faktor-Faktor yang Membuat Hamil Anak Kedua Terasa Sulit
Ada beberapa hal yang sering menjadi biang kerok di balik sulitnya hamil anak kedua. Berikut ini penjelasannya:
- Usia yang semakin bertambah
Memasuki usia pertengahan 30-an ke atas, jumlah dan kualitas sel telur wanita mulai menurun. Hal ini wajar, tetapi bukan berarti mustahil untuk hamil. Hanya saja, waktu untuk mencoba menjadi lebih terbatas. - Kualitas sperma suami menurun
Kesuburan pria juga bisa berubah. Jumlah sperma yang rendah, gerakan lambat, atau bentuk abnormal bisa mempersulit pembuahan. Kebiasaan seperti merokok, konsumsi alkohol, atau testis yang terlalu panas karena celana ketat bisa memperburuk kualitas sperma. - Gangguan hormonal seperti PCOS
Polycystic ovary syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik bisa mengganggu ovulasi. Siklus haid yang tidak teratur bisa menjadi tanda awal. Kondisi ini juga sering menjadi penyebab infertilitas sekunder. - Berat badan tidak ideal
Baik kelebihan maupun kekurangan berat badan bisa memengaruhi kesuburan. Pada wanita, berat badan berlebih dapat memicu resistensi insulin dan peningkatan hormon testosteron yang menghambat ovulasi. Pada pria, berat badan berlebih bisa menurunkan jumlah sperma. - Konsumsi alkohol berlebihan
Alkohol dalam jumlah banyak dapat memperpanjang waktu untuk hamil dan menurunkan peluang melahirkan bayi sehat. Pada pria, alkohol juga bisa mengganggu produksi sperma. - Kebiasaan merokok
Racun dalam rokok dapat merusak sel telur dan mengganggu ovulasi pada wanita. Pada pria, merokok bisa merusak DNA sperma, sehingga menurunkan peluang pembuahan.
Tips Meningkatkan Peluang Hamil Anak Kedua
Meski ada banyak tantangan, Anda dan pasangan tetap bisa berusaha. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
- Kenali masa subur
Berhubungan intim di sekitar masa ovulasi meningkatkan peluang kehamilan. Pantau siklus haid dan gunakan alat prediksi ovulasi untuk mengetahui waktu terbaik. - Lakukan hubungan intim secara rutin
Berhubungan setiap 2–3 hari sekali tanpa kontrasepsi membantu memastikan sperma selalu siap saat ovulasi terjadi. - Jaga berat badan tetap sehat
Pola makan seimbang dan olahraga teratur bisa membantu mencapai berat badan ideal, yang berkaitan erat dengan kesuburan. - Konsumsi makanan bergizi dan asam folat
Asupan nutrisi yang cukup, termasuk asam folat, sangat penting untuk mempersiapkan tubuh sebelum kehamilan. Konsultasikan dengan dokter mengenai suplemen yang tepat.
Pada dasarnya, setiap pasangan memiliki perjalanan yang unik. Jika sudah mencoba selama setahun (atau 6 bulan jika usia di atas 35 tahun) tanpa hasil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kesuburan. Dengan penanganan yang tepat, peluang untuk memiliki buah hati kedua tetap terbuka lebar.