Bulan Agustus menjadi momen penting bagi para orang tua, karena program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dimulai. Program ini merupakan bagian dari Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak kita.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan bahwa imunisasi dalam BIAS sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit berbahaya seperti difteri, tetanus, campak, rubela, dan kanker leher rahim. Penyakit-penyakit ini bisa menyebabkan kesakitan, disabilitas, bahkan kematian. Karena itu, setiap anak usia sekolah wajib mendapatkan imunisasi rutin lengkap, bukan hanya saat bayi atau balita, melainkan juga imunisasi lanjutan di usia sekolah dasar.

Jadwal Imunisasi BIAS Agustus 2026

Berikut jadwal imunisasi berdasarkan kelas dan bulan pelaksanaan:

  • Kelas 1 SD (usia ±7 tahun): Agustus - MR (1 kali), November - DT (1 kali)
  • Kelas 2 SD (usia ±8 tahun): November - Td (1 kali)
  • Kelas 5 SD (usia ±11 tahun): Agustus - HPV (1 kali), November - Td (1 kali)
  • Kelas 6 SD (usia ±12 tahun): Agustus - HPV
  • Kelas 9 SMP (usia ±15 tahun): Agustus - HPV

Manfaat Setiap Jenis Imunisasi

Setiap vaksin memiliki peran penting dalam melindungi buah hati:

  • Imunisasi MR (Campak-Rubela): Melindungi dari campak yang bisa menyebabkan komplikasi serius seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, hingga kematian.
  • Imunisasi DT dan Td: Melindungi dari difteri dan tetanus, dua penyakit yang bisa mengancam jiwa.
  • Imunisasi HPV: Mencegah infeksi Human Papillomavirus (HPV) yang menjadi penyebab sekitar 95 persen kasus kanker leher rahim. Vaksin ini juga melindungi dari jenis kanker lain seperti kanker anus, penis, dan orofaring.

Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

Kabar gembira, Bunda! Program BIAS tahun ini mulai memberikan vaksin HPV untuk anak laki-laki. Menurut Kemenkes dan UNICEF, ada beberapa alasan penting mengapa anak laki-laki juga perlu vaksin ini:

  • Melindungi mereka dari risiko penyakit serius di masa depan, seperti kanker anus, penis, dan tenggorokan.
  • Membantu memutus rantai penularan virus, sehingga anak laki-laki tidak menjadi carrier yang bisa menularkan ke orang terkasih.

Studi kesehatan menunjukkan vaksin HPV efektif hampir 100 persen jika diberikan sejak dini, dan kekebalannya bertahan lebih dari 10 tahun. Kemenkes merekomendasikan satu dosis untuk anak di bawah 20 tahun. Untuk anak usia 11 tahun di luar sekolah, vaksin HPV bisa didapatkan gratis di Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.

Wilayah Pelaksanaan Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

Pada Agustus 2026, pemberian vaksin HPV untuk anak laki-laki akan dimulai di tiga provinsi: DI Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Bali. Menurut Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr. Indri Yogyaswari, MARS, program ini akan diperluas ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten pada 2027, serta Jawa Timur pada 2028, sebelum akhirnya menjangkau seluruh Indonesia.

Jadi, Bunda, pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, ya. Dengan imunisasi lengkap, kita turut melindungi generasi penerus dari penyakit berbahaya.

Reporter: Anisa Wahyuni