Publik dibuat heboh dengan kabar bahwa Ariana Grande memutuskan untuk rehat sejenak dari hingar-bingar industri hiburan. Keputusan ini diumumkan setelah tur konser bertajuk Eternal Sunshine yang dijadwalkan berakhir di London pada awal September mendatang. Banyak penggemar yang menduga pelantun "We Can't Be Friends" ini mengambil jeda karena mengalami masalah kesehatan. Namun, dugaan itu langsung dibantah oleh Ariana sendiri.

Penjelasan Ariana Grande Soal Hiatus

Saat tampil di Chicago, Illinois, pada awal Agustus lalu, Ariana menanggapi berbagai reaksi publik. Ia menegaskan bahwa keputusan hiatus ini bukanlah sesuatu yang mendadak atau dipicu oleh kejadian tertentu. "Ini adalah rencana yang sudah lama saya pikirkan," ujarnya. Pelantun berusia 33 tahun itu juga menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil dengan penuh kesadaran dan berdasarkan keinginannya sendiri.

Ariana juga mendengar bahwa banyak penggemar yang khawatir dirinya terpengaruh oleh komentar-komentar negatif di media sosial. Ia pun menenangkan mereka dengan mengatakan bahwa justru sebaliknya. "Saya dengar kalian khawatir hal-hal negatif merusak kebahagiaan saya. Padahal kenyataannya tidak demikian," ungkapnya. Menurut Ariana, setiap orang berhak menentukan batasan dalam hidupnya dan sesekali butuh waktu untuk beristirahat.

Body Shaming yang Tak Pernah Usai

Pernyataan Ariana ini muncul tidak lama setelah tim manajemennya mengumumkan bahwa ia akan mengurangi penampilan di depan publik. Hal ini terjadi di tengah ramainya spekulasi tentang kondisi tubuh dan kesehatannya. Baru-baru ini, Ariana merilis video musik untuk lagu terbarunya berjudul "Petal". Dalam video tersebut, tubuhnya yang memang mungil terlihat sangat kurus sehingga membuat banyak penggemar khawatir.

Ini bukan pertama kalinya Ariana menghadapi komentar tentang bentuk tubuhnya. Pada 2013 silam, saat usianya masih 19 tahun, ia pernah menulis di Tumblr bahwa ia jarang menanggapi rumor. Namun, karena banyak yang mengkhawatirkannya, ia merasa perlu memberi penjelasan terkait isu gangguan makan yang beredar saat itu.

Sepuluh tahun kemudian, Ariana kembali menegaskan batasannya melalui sebuah video di TikTok. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat seharusnya lebih berhati-hati dalam mengomentari tubuh orang lain. "Kita perlu berhenti menilai tubuh orang lain sesering itu, apa pun kondisinya," tegasnya. Menurutnya, komentar tentang berat badan, baik yang dianggap sebagai pujian atau kritik, sebaiknya tidak lagi menjadi kebiasaan.

Pentingnya Menjaga Batasan

Lewat pernyataannya, Ariana ingin mengingatkan bahwa setiap orang berhak menjaga kesehatan mental dan fisiknya. Istirahat adalah bagian penting dari kehidupan, terutama bagi mereka yang bekerja di bawah tekanan. Ariana juga menegaskan bahwa cinta dan dukungan dari penggemar adalah hal yang paling berarti baginya, melebihi komentar negatif yang ada.

Keputusan Ariana untuk hiatus ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama para ibu, bahwa menjaga diri sendiri adalah bentuk cinta pada keluarga. Dengan beristirahat, kita bisa kembali lebih bertenaga untuk menjalani peran kita sehari-hari.

Reporter: Hestia Ramadhani