Dunia anime kembali dihebohkan, tapi kali ini bukan karena serial baru atau kelanjutan cerita favorit. Bandai Namco Filmworks, rumah produksi di balik film SGT. FROG: UPON REVIVAL, IMMEDIATELY FACING THE THREAT OF EARTH'S DESTRUCTION!, meminta maaf secara terbuka karena film tersebut dituding melakukan parodi berlebihan terhadap beberapa anime legendaris.

Kesalahan Komunikasi Jadi Biang Kerok

Menurut pernyataan resmi yang dirilis, pihak Bandai Namco mengakui bahwa insiden ini terjadi akibat 'kegagalan komunikasi serius' selama proses produksi. Akibatnya, sejumlah referensi yang seharusnya dikoordinasikan dengan lebih matang justru lolos dan masuk ke versi final film. Mereka berjanji akan memperbaiki sistem komunikasi internal dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Bukan Hanya Attack on Titan yang Kena

Film SGT. FROG memang dikenal dengan gaya humornya yang penuh parodi budaya pop Jepang. Namun, kali ini mereka dianggap kelewatan. Selain Attack on Titan, film tersebut juga menampilkan easter egg yang merujuk pada Neon Genesis Evangelion, Ultraman, dan Gintama. Belum jelas adegan mana yang paling memicu kemarahan, tapi yang pasti permintaan maaf ini menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan cara tim produksi menangani materi sensitif.

Film yang Dinanti Justru Berujung Polemik

Bagi penggemar anime lawas, SGT. FROG adalah serial komedi yang sudah ada sejak tahun 1999. Film terbarunya sebenarnya sempat membangun antusiasme lewat kolaborasi resmi dengan Mobile Suit Gundam, yang juga di bawah naungan Bandai Namco. Sayangnya, sebelum film ini sempat menjangkau penonton internasional, kontroversi justru lebih dulu mencuri perhatian. Hingga kini, belum ada kabar apakah film ini akan tayang di Amerika Utara atau wilayah lain di luar Jepang.

Yang jelas, insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan studio besar pun bisa melakukan kesalahan. Semoga ke depannya, Bandai Namco bisa lebih berhati-hati agar parodi tetap lucu tanpa menyinggung pihak lain.

Reporter: Maya Handayani