Proses tumbuh gigi pada bayi, atau erupsi gigi, adalah fase penting dalam tumbuh kembang. Meski waktunya berbeda-beda—ada yang sudah muncul di usia 3 bulan, ada yang baru di 12 bulan—urutan kemunculannya cenderung konsisten. Memahami hal ini membantu Bunda lebih siap menghadapi si kecil.

Urutan Tumbuh Gigi Berdasarkan Usia

Secara umum, gigi pertama yang muncul adalah gigi seri tengah bawah, diikuti gigi seri tengah atas, lalu gigi-gigi lainnya. Berikut rincian usianya:

  • 3–10 bulan: Gigi seri tengah bawah. Tandanya bayi suka menggigit dan ngiler lebih banyak.
  • 8–12 bulan: Gigi seri tengah atas. Si kecil sudah punya 2-4 gigi depan yang menggemaskan.
  • 9–13 bulan: Gigi seri samping atas. Deretan gigi depan atas makin lengkap.
  • 10–16 bulan: Gigi seri samping bawah. Kemampuan menggigit semakin baik.
  • 13–19 bulan: Gigi geraham pertama atas. Membantu mengunyah makanan padat.
  • 14–18 bulan: Gigi geraham pertama bawah. Proses mengunyah makin efektif.
  • 16–22 bulan: Gigi taring atas. Berfungsi merobek makanan.
  • 17–23 bulan: Gigi taring bawah. Susunan gigi susu hampir lengkap.
  • 23–31 bulan: Gigi geraham kedua bawah. Salah satu gigi terakhir yang muncul.
  • 25–33 bulan: Gigi geraham kedua atas. Setelah ini, biasanya anak memiliki 20 gigi susu lengkap.

Tanda-Tanda Si Kecil Tumbuh Gigi

Tidak semua bayi menunjukkan gejala yang sama. Ada yang tanpa keluhan, ada pula yang rewel. Beberapa tanda yang umum terjadi:

  • Gusi bengkak, merah, dan terasa sakit di area tumbuh gigi.
  • Suhu tubuh sedikit meningkat (di bawah 38°C).
  • Pipi memerah, seringkali hanya satu sisi.
  • Ruam di wajah akibat air liur berlebih.
  • Sering menggosok telinga atau menarik-narik telinga.
  • Produksi air liur meningkat drastis.
  • Suka menggigit atau mengunyah benda apa pun.
  • Rewel, mudah menangis, dan sulit tidur nyenyak.

Cara Merawat Gigi Bayi yang Baru Tumbuh

Perawatan gigi harus dimulai sejak pertama kali muncul, bukan menunggu sampai tumbuh semua. Berikut langkah-langkahnya:

  • Bersihkan sejak dini: Gunakan kasa basah atau sikat gigi berbulu lembut untuk membersihkan gigi dan gusi setiap pagi dan malam sebelum tidur.
  • Hindari dot berisi susu atau minuman manis saat tidur: Kebiasaan ini bisa menyebabkan gigi berlubang.
  • Batasi konsumsi jus buah: Jus alami pun mengandung gula yang bisa merusak gigi. Berikan maksimal 400 ml per hari, dan hindari tambahan gula.
  • Rutin periksa ke dokter gigi: Setelah gigi pertama muncul, jadwalkan kunjungan setiap 6 bulan sekali untuk memantau kesehatan gigi dan mulut.

Ingat, Bunda, kebiasaan merawat gigi sejak dini akan membentuk pola hidup sehat pada anak. Jadi, jangan tunda lagi, ya!

Reporter: Rini Azhari