Kabar tak sedap kembali menyeret nama Betrand Peto. Penyanyi muda itu dituduh memesan wanita untuk menemaninya di sebuah klub malam di kawasan SCBD. Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Betrand, Koko Joseph Irianto, langsung memberikan klarifikasi.

"Enggak ada. Itu sudah pasti tidak benar. Dugaan itu terlalu liar menurut kami," ujar Koko saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9).

Koko menjelaskan bahwa kehadiran Betrand di klub malam tersebut murni untuk karaoke bersama teman-temannya. Ia juga membantah tudingan terkait pengaruh alkohol dan pelecehan yang beredar.

Bantahan Soal Cupang dan Pelecehan

Tim hukum Betrand juga menepis klaim adanya bekas ciuman paksa atau cupang di tubuh pelapor. Menurut mereka, tidak ada kontak fisik yang mengarah pada perbuatan asusila.

"Kami sudah memberikan klarifikasi atas sejumlah isu yang beredar. Narasi yang berkembang tidak sesuai dengan fakta," tegas Koko.

Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan posisi hukum Betrand dalam perkara tersebut. Pihaknya berharap masyarakat tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum tentu benar.

Fokus pada Karier

Meski tengah diterpa isu, Betrand Peto tampaknya tetap fokus pada kariernya di dunia hiburan. Ia baru saja tampil di acara Dangdut Academy 8 dan masih aktif di berbagai panggung musik.

Kasus ini menjadi pengingat bagi publik untuk bijak dalam menerima informasi. Selebriti muda seperti Betrand rentan menjadi sasaran kabar miring yang belum tentu kebenarannya.