Semua orang pasti punya cerita sulit dalam hidupnya, begitu pula dengan Choo Sung Hoon. Mantan petarung MMA yang kini dikenal sebagai bintang TV ini baru saja membuka hati tentang masa-masa paling menantang dalam kariernya. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia ternyata membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupannya.

Lewat sebuah video di kanal YouTube pribadinya, Choo Sung Hoon bercerita jujur kepada rapper Swings tentang bagaimana rasanya kehilangan semua pekerjaan dalam sekejap. "Waktu COVID itu benar-benar nggak ada kerjaan sama sekali. Saat itu berat banget," kenangnya dengan nada haru.

Karier yang Tiba-tiba Terhenti

Bayangkan harus kehilangan pekerjaan selama tiga sampai empat tahun. Itulah kenyataan pahit yang harus dihadapi Choo Sung Hoon. Semua tawaran syuting yang biasanya datang silih berganti, mendadak hilang tak berbekas. Pembatasan akibat pandemi membuat industri hiburan benar-benar mati suri, dan ia ikut terdampak langsung.

Yang membuat situasi semakin pelik, saat itu ia dan keluarganya sedang menetap di Hawaii. Keputusan pindah ke sana sejak 2018 diambil demi pendidikan sang putri, Choo Sarang. Alhasil, biaya hidup di negeri orang harus tetap berjalan meski tak ada pemasukan tetap.

Beban yang Disimpan Rapat-rapat

Di tengah tekanan finansial yang begitu besar, Choo Sung Hoon memilih bungkam. Ia tidak ingin membebani istrinya, Yano Shiho, dengan masalah keuangan yang sedang dihadapinya. Sebagai kepala keluarga, ia merasa semua ini adalah tanggung jawabnya sendiri.

"Aku nggak bisa cerita ke istriku. Tapi karena aku yang harus bayar, jadi berat banget rasanya," tuturnya dengan jujur. Sikapnya ini menunjukkan betapa besar cintanya pada keluarga, rela menanggung beban sendirian demi menjaga ketenangan rumah tangga.

Biaya Hidup yang Tak Main-main

Tinggal di Hawaii jelas bukan perkara murah, apalagi untuk standar hidup keluarga Choo Sung Hoon. Sekolah putrinya saja menghabiskan biaya sekitar 35 juta won per tahun, atau setara dengan Rp451 jutaan. Itu baru satu pos pengeluaran, belum lagi kebutuhan lainnya.

Rumah yang mereka tempati juga bukan kaleng-kaleng. Dengan pemandangan langsung ke Pantai Waikiki, nilai propertinya ditaksir mencapai 7,2 miliar won atau sekitar Rp92,8 miliar. Belum lagi biaya perawatan bulanan yang mencapai 3 juta won, sekitar Rp38,6 juta.

Semua pengeluaran itu harus ia tanggung di tengah kondisi karier yang sedang vakum. Tapi Choo Sung Hoon tidak menyerah begitu saja. Ia tetap berusaha mencari jalan keluar, meski harus menahan beban berat seorang diri.

Kisah Choo Sung Hoon ini menjadi pengingat bahwa di balik kesuksesan seseorang, selalu ada perjuangan yang tidak terlihat. Ia juga mengajarkan kita tentang arti tanggung jawab seorang ayah dan suami yang rela berkorban demi keluarganya. Meski harus melewati masa-masa sulit, ia tetap tegar dan akhirnya bisa bangkit kembali.