Paris sedang dilanda gelombang panas, tapi di peragaan Louis Vuitton, suasana pantai justru terasa nyata. Pharrell Williams, direktur kreatif busana pria LV, mengubah halaman Cité Internationale Universitaire de Paris menjadi pesisir dengan ombak buatan setinggi 8 meter dan lebar 37 meter. Air mengalir dari atas, membentuk terowongan raksasa tempat para model muncul sebelum melangkah di catwalk berpasir.
Inspirasi Budaya Selancar
Pharrell terinspirasi dari selancar sebagai gaya hidup universal yang melampaui batas. Laut dan pantai menjadi ruang kebersamaan, sementara air melambangkan kehidupan dan hubungan dengan alam. Saat bulan muncul di langit senja, para model seolah keluar dari jantung ombak, menciptakan keseimbangan antara komunitas peselancar dan alam.
Koleksi 79 set busana ini memadukan siluet dandy elegan dengan tekstur tenunan tangan, detail laut, dan sentuhan bohemian. Material wetsuit teknis dipadukan dengan kain tailoring performa tinggi. Karakter usang akibat cuaca diolah kembali melalui teknik artisan LV menjadi busana mewah berdimensi baru.
Eksplorasi Trompe l'Oeil dan Motif Klasik
Pharrell kembali memainkan ilusi optik dengan teknik trompe l'oeil, memanipulasi tekstur dan bentuk. Warna acid dan motif papan catur yang identik dengan selancar dan skateboard hadir sebagai penghormatan pada perjalanan kreatifnya. Motif klasik Damier LV juga mendapat interpretasi baru.
Alas kaki juga jadi sorotan. Sneakers terbaru LV, yang sempat bocor di media sosial dan disebut mirip Vans, kini tampil dengan material croco mewah. Di akhir peragaan, Pharrell muncul memakainya, menegaskan sentuhan kemewahan pada desain kasual.
Atmosfer Pantai yang Imersif
Sebuah camper perak diparkir di area bukit pasir, ditafsirkan ulang dengan desain futuristis khas Pharrell. Struktur kaca melambangkan kehidupan nomaden peselancar yang mengikuti gelombang. Sebelum peragaan, film pendek menampilkan peselancar Mikey February dan Julian Wilson, ditemani soundtrack baru dari studio LV milik Pharrell.
Tak hanya kreativitas, koleksi ini juga membawa pesan keberlanjutan. Louis Vuitton mendukung organisasi konservasi terumbu karang Coral Gardeners, menanam 1.000 karang baru di Polinesia Prancis dan memulihkan 250 meter persegi habitat terumbu karang sepanjang 2026.
Di tengah suhu Paris yang meningkat, Pharrell menghadirkan kesegaran lewat interpretasi puitis tentang laut, ombak, dan kebebasan. Sebuah pertunjukan yang mengajak kita merenungkan hubungan manusia dengan alam dan dunia yang terus bergerak.