Lagu 'Hapus Aku' yang dibawakan Nidji sudah jadi teman setia para pendengar musik Indonesia sejak era 2000-an. Tapi, tahukah Bunda kalau di balik lirik galau itu tersimpan cerita cinta yang nyata? Dea Ananda, aktris dan penyanyi, baru-baru ini membagikan rahasia yang bikin banyak orang tercengang.
Melalui akun Instagram pribadinya, Dea mengungkapkan bahwa lagu tersebut diciptakan khusus untuk dirinya oleh sang suami, Andi Ariel Harsya, yang juga gitaris Nidji. Yang bikin makin spesial, lagu ini lahir jauh sebelum mereka menjalin hubungan asmara. 'Lagu ini diciptakan untuk gue, sebelum gue jadi pacarnya pencipta lagu ini. Bahkan, sebelum gue tau kalau dia naksir gue,' tulis Dea.
Tak hanya itu, Dea bahkan pernah menjadi pemeran utama sinetron yang menggunakan 'Hapus Aku' sebagai soundtrack. Saat itu, ia sama sekali tidak sadar kalau lagu itu adalah ungkapan perasaan Ariel untuknya. 'Lagu ini sempat menjadi OST sinetron tahun 2000-an yang peran utamanya gue, sebelum gue tau kalau ternyata lagunya ditujukan buat gue,' kenangnya.
Kini, kisah yang berawal dari sebuah inspirasi musik berakhir dengan happy ending. Dea dan Ariel sudah menjalani kehidupan rumah tangga hampir 17 tahun dan dikaruniai seorang putri bernama Sanne. 'Akulah plot twist lagu ini yang sudah hidup 17 tahun bersama pencipta lagunya. Bonus udah ada bocil bernama Sanne,' ungkap Dea dengan bangga.
Postingan Dea langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang ikut terharu dan gemas dengan kisah cinta mereka. 'SELALU GEMESSSSSS kalau inget sejarahnya lagu ini,' tulis salah satu akun. 'Waaah ternyata ada kisah cinta bersejarah dibalik lagu ini... Moga langgeng Mba Dhe,' sahut yang lain.
Perjalanan Cinta yang Unik
Dea dan Ariel menikah pada 9 Agustus 2009. Saat itu, Dea masih berusia 23 tahun dan sedang populer sebagai bintang film dan sinetron. Yang menarik, proses lamaran mereka terbilang sangat sederhana dan spontan. Dea bercerita bahwa Ariel tiba-tiba mengajaknya menikah saat dalam perjalanan. 'Berawal saat gue lagi disetirin mau masuk gerbang Tol Cawang yang ngajak 'Kawin yuk' karena sreg aja sama dia, dan langsung dia jawab 'Hayuk'. Enggak pakai acara lamaran keluarga,' tulis Dea.
Ariel bahkan pulang mendadak di tengah tur Nidji untuk memberikan cincin pada Dea. Persiapan pernikahan mereka hanya dua bulan, tanpa foto pre-wedding atau resepsi. Meski sederhana, pernikahan mereka langgeng dan harmonis. Kini, mereka sering membagikan momen kebersamaan dengan putri mereka di media sosial.
Kisah ini mengajarkan bahwa cinta sejati tak selalu butuh proses yang rumit. Terkadang, plot twist terindah datang dari hal-hal yang tak terduga. Bagi Bunda yang sedang galau, semoga kisah Dea dan Ariel bisa menjadi inspirasi bahwa akhir bahagia selalu mungkin terjadi.