Bunda, Stok ASIP di Freezer Bukanlah Segalanya

Penulis: Maya Handayani
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:06:00 WIB

Media sosial sering kali dipenuhi foto-foto freezer penuh botol ASI yang tersusun rapi. Pemandangan ini bisa bikin banyak ibu menyusui (busui) bertanya-tanya, "Apakah ASI-ku cukup?" Padahal, kenyataan menyusui setiap wanita sangat berbeda.

Ketika Ekspektasi Tak Sama dengan Realita

Caitlin Wilder, seorang ibu dari Los Angeles, hampir membeli kulkas tambahan untuk menyimpan ASI berlebih. Namun, ia sadar bahwa yang dilihatnya di internet hanyalah sebagian kecil dari perjalanan menyusui. "Yang saya lihat di internet hanyalah orang-orang memompa ASI dalam jumlah besar, mengisi botol pompa mereka, mengisi teko-teko penuh ASI," kata Wilder. "Saya tidak pernah memompa ASI sebanyak itu dan saya merasa buruk tentang hal itu."

Wilder memutuskan untuk menunjukkan sisi lain: ia membuat video yang memperlihatkan sedikit ASI yang berhasil dipompa, sambil bernyanyi konyol. Responsnya luar biasa. "Banyak ibu yang sangat ingin melihat itu, dan tidak ada yang membagikannya," ujarnya. Ia pun rutin mengunggah ulang video tersebut setiap enam bulan sebagai pengingat bahwa secukupnya saja sudah cukup.

Tren Stok ASIP Bisa Bikin Tertekan

Tren memperlihatkan stok ASIP melimpah di media sosial memang mengagumkan, tapi tanpa sadar bisa membuat ibu lain merasa gagal. Padahal, jumlah ASIP setiap ibu berbeda—ada yang memompa banyak karena bekerja, ada yang langsung menyusui sepanjang hari, ada juga yang hanya menyimpan sedikit cadangan. Semua kondisi itu normal.

Penelitian dalam jurnal Pediatrics oleh Kent dan tim dari University of Western Australia menunjukkan bahwa volume ASI yang diminum bayi dalam satu sesi sangat bervariasi, rata-rata sekitar 76 gram. Tidak ada standar mutlak. Jadi, jangan bandingkan stok ASIP Anda dengan orang lain.

Berapa Banyak ASI Perah yang Normal?

Menurut Ann Cha, ahli gizi dan konsultan laktasi di Rumah Sakit Anak Philadelphia, produksi ASI setiap ibu berbeda. Bayi biasanya minum 25–32 ons susu per hari. Jika seorang ibu memompa secara eksklusif dalam delapan sesi, target per sesi hanya sekitar 3–4 ons. Sementara itu, La Leche League menyebutkan bahwa ibu yang sebagian besar menyusui mungkin menghasilkan kurang dari 2 ons per sesi memompa.

Jumlah ASI yang keluar dipengaruhi banyak faktor, seperti:

  • Usia bayi
  • Seberapa sering bayi menyusu langsung
  • Jadwal pumping
  • Kondisi tubuh ibu
  • Rasa lelah dan stres
  • Kapasitas penyimpanan payudara

ASI juga biasanya lebih banyak keluar di pagi hari dibanding sore atau malam.

Banyaknya ASIP Bukan Ukuran Keberhasilan

Keberhasilan menyusui tidak diukur dari seberapa penuh freezer. Yang lebih penting adalah tanda bahwa bayi mendapatkan cukup ASI, seperti:

  • Berat badan bayi bertambah sesuai pertumbuhan
  • Bayi tampak puas setelah menyusu
  • Bayi cukup buang air kecil
  • Bayi terlihat aktif

Setiap perjalanan menyusui Bunda berbeda. Ada yang punya stok ASIP berbulan-bulan, ada yang hanya punya beberapa kantong cadangan, bahkan ada yang memompa sesuai kebutuhan harian. Semuanya memiliki perjuangan masing-masing.

Foto stok ASIP di internet hanyalah satu bagian kecil dari cerita seseorang. Bunda tidak perlu menjadikan jumlah ASI perah orang lain sebagai patokan untuk menilai diri sendiri. Pada akhirnya, yang paling penting bukan seberapa penuh freezer, tetapi bagaimana Bunda dan bayi menjalani proses menyusui dengan sehat dan nyaman.

Reporter: Maya Handayani